Otomotif

Ingin Kuasai Industri Mobil Listrik, China Berikan Kucuran Dana ke CATL

BEIJING – Pemasok penyimpan daya kendaraan listrik China, CATL, memperoleh subsidi pemerintah sebesar 35 persen lebih besar berbagai pada paruh pertama tahun ini, dibandingkan periode yang tersebut mirip pada tahun 2023.

Perusahaan ini mempertahankan posisinya di dalam puncak tabel liga perusahaan-perusahaan terdaftar pada Tiongkok Daratan yang menerima bantuan keuangan paling banyak.

Meskipun dukungan rakyat China terhadap sektor kendaraan listriknya sudah menjadi fokus tekanan Barat untuk meninggikan tarif mobil listriknya, pemain lapangan usaha terkemuka CATL menerima bantuan senilai sekitar USD547 jt di enam bulan pertama.

Seperti dilansir dari Carscoops, CATL, menduduki puncak daftar tahun lalu, baik sementara maupun tahunan.

Namun pertumbuhan subsidi pada semester pertama melampaui laba bersihnya, yang digunakan naik 10 persen pada tahun ini menjadi 22,86 miliar yuan.

Pengungkapan resmi untuk Bursa Efek Shenzhen bukan menjelaskan mengapa dana hibah yang dimaksud meningkat atau dari mana dana yang disebutkan berasal.

Perusahaan tidak ada menanggapi permintaan komentar Nikkei Asia pada pada waktu publikasi ini diterbitkan.

Tiongkok tidak satu-satunya negara yang memberikan subsidi terhadap perusahaan.

Pemerintahan pada negara-negara demokrasi Barat juga memberikan bantuan yang besar, khususnya pada bidang-bidang yang dianggap strategis di melawan China, seperti semikonduktor lalu sektor teknologi tinggi lainnya.

Pada pada waktu yang dimaksud sama, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan juga Kanada telah terjadi mengambil tindakan untuk meninggal tarif terhadap produsen kendaraan listrik Tiongkok.

Komisi Eropa melakukan penyelidikan kemudian menetapkan bahwa mobil yang disebutkan mendapat “subsidi yang digunakan tidak ada adil”.

Related Articles

Back to top button