Persebaya berambisi raih kemenangan meskipun tak didampingi Paul Munster

Ibukota – Asisten instruktur Persebaya Surabaya Uston Nawawi menegaskan grup asuhannya berambisi meraih kemenangan walaupun tak didampingi instruktur kepala Paul Munster di mana bertandang ke markas Borneo FC pada pekan ke-33 Kejuaraan 1 Nusantara di Stadion Segiri, Samarinda, Mingguan (18/5).
"Kami harus dapat tiga poin di dalam laga selanjutnya. Kami masih punya potensi naik (ke peringkat kedua) klasemen. Kami terus melakukan evaluasi agar sanggup tampil lebih tinggi baik dalam laga berikutnya," tegas Uston, dikutipkan dari laman resmi Kompetisi Indonesia, Kamis.
Persebaya Surabaya tidaklah akan didampingi oleh instruktur kepala Paul Munster sewaktu bertandang ke markas Borneo FC akibat berada dalam menjalani hukuman kartu merah yang tersebut ia dapatkan di mana laga kontra Semen Padang, pekan lalu.
Selain laga menghadapi Borneo FC, Uston juga berpeluang kembali mendampingi Persebaya Surabaya pada pertandingan menghadapi Bali United sebab Munster berkemungkinan mendapatkan hukuman tambahan.
Meski tak akan didampingi Munster, Persebaya Surabaya mendapatkan tambahan kekuatan oleh sebab itu bisa jadi kembali diperkuat oleh bek jika Montenegro Slavko Damjanovic yang telah selesai menjalani hukuman kartu merah.
Saat ini Persebaya Surabaya sedang berupaya untuk menyapu bersih dua pertandingan tersisa pada sisa kompetisi Turnamen 1 Tanah Air demi menyimpan asa merekan tampil dalam kompetisi Asia musim depan.
Persebaya Surabaya sekarang ini berada dalam bersaing dengan Dewa United, Malut United dan juga Borneo FC untuk menyegel peringkat kedua klasemen akhir agar sanggup mendapatkan satu tiket ke kompetisi Asia.
Skuad Bajul Ijo pada masa kini berada ke peringkat ketiga klasemen sementara Turnamen 1 Negara Indonesia dengan 55 poin dari 32 pertandingan, terpaut dua poin dari Dewa United di dalam kedudukan kedua juga unggul dua poin dari Malut United dalam tempat keempat.
Artikel ini disadur dari Persebaya berambisi raih kemenangan meski tak didampingi Paul Munster






