Susu Mbok Darmi Perkuat Kemitraan dengan Peternak Susu Lokal

JAKARTA – PT Sumoda Tama Berkah, perusahaan pemilik Susu Mbok Darmi terus menguatkan kemitraan dengan peternak susu lokal. Peternak susu lokal berperan penting pada rantai pasok lapangan usaha susu nasional kemudian berkontribusi di menyediakan substansi baku berkualitas tinggi.
“Kami percaya bahwa kualitas susu sapi yang dimaksud sampai ke konsumen tiada terlepas dari semangat peternak pada menjaga usahanya. Sebab itu, kami terus menguatkan sinergi dengan mitra peternak,” ujar direktur utama Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama di acara Gathering Mitra Peternak, dikutip, Rabu (5/3/2025).
Dhony menambahkan kemitraan dengan produsen susu lokal merupakan salah satu solusi agar peternak sapi perah dapat menerapkan pola ternak yang mana baik sehingga mampu meningkatkan produksi serta kualitas susu nasional.
“Kami berharap sinergi antara peternak lalu pelaku bidang ini kian menyebabkan khasiat yang dimaksud berkelanjutan juga menghadirkan hasil susu berkualitas bagi rakyat luas,” ujar Dhony.
Menurutnya menguatkan kemitraan dengan peternak susu lokal sejalan sejalan dengan arahan Kementerian Pertanian bahwa sektor pengolahan susu wajib membeli susu dari peternak lokal, dengan tujuan menyokong peningkatan produksi susu pada negeri kemudian mengempiskan ketergantungan pada impor susu. Pada kesempatan itu salah satu peternak susu lokal, Albaqoroh Farm, Roziqun mengungkapkan kolaborasi dengan Susu Mbok Darmi dapat mencau untuk terus meningkatkan kualitas produksi susu.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebelumnya mengatakan, pihaknya telah menyurati seluruh lapangan usaha pengolahan susu pada negeri untuk melaksanakan instruksi yang disebutkan yang merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. “Industri pengolahan susu wajib mengambil susu lokal,” kata dia.
Wamentan juga menyebutkan bahwa pada waktu ini 80 persen konsumsi susu nasional dipenuhi dari impor, mengingat sektor susu pada negeri baru dapat memproduksi sebesar 20 persen dari keperluan konsumsi susu. Presiden Prabowo kemudian menginstruksikan agar perlahan impor susu dapat ditekan dan juga meningkatkan produksi susu lokal dengan mendatangkan sapi indukan.






