Erspo Peluncuran Jersey Tandang Timnas Indonesia, Sentuhan Elegan di dalam Bahu Jadi Sorotan

JAKARTA – Apparel resmi Timnas Indonesia , Erspo, resmi meluncurkan jersey tandang terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda pada event internasional mendatang. Pernyataan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @erspo.official, pada Hari Senin (3/2/2025).
Jersey tandang ini tetap memperlihatkan mempertahankan dominasi warna putih sebagai ciri khas, namun saat ini hadir dengan sentuhan abu-abu di area bagian bahu juga garis hitam yang menambah kesan elegan. Kombinasi yang disebutkan menciptakan tampilan modern serta berkelas bagi para penggawa Timnas Indonesia.
Selain itu, jersey ini juga menampilkan aksen navy di tempat bagian lengan lalu kerah, sementara nomor punggung dihiasi warna emas yang memberikan kesan mewah. Kerah berbentuk V pada desain tandang ini turut membedakannya dari jersey kandang yang sebelumnya dirilis. Di bagian dada, logo Garuda berwarna emas yang tersebut tersemat di perisai hitam semakin menguatkan identitas kebanggaan nasional.
Peluncuran jersey ini menjadi bagian dari upaya Erspo dalam memberikan semangat baru bagi Timnas Indonesia, yang dimaksud sekarang ini diperkuat oleh atlet berbakat serta diasuh oleh instruktur Patrick Kluivert. Dengan desain yang dimaksud tambahan segar, diharapkan skuad Garuda dapat tampil tambahan percaya diri pada panggung internasional.
Sebelumnya, Erspo juga merilis jersey kandang yang dimaksud tetap memperlihatkan mempertahankan warna merah sebagai simbol kebangsaan. pimpinan Erspo, Muhammad Sadad, mengungkapkan bahwa desain jersey home terinspirasi dari warisan budaya Indonesia, dengan motif relief Garuda lalu bunga Edelweiss yang digunakan melambangkan ketangguhan juga semangat perjuangan bangsa.
Timnas Indonesia dijadwalkan segera mengenakan jersey tandang terbaru ini di lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 zona Asia. Laga terdekat akan mempertemukan Garuda dengan Australia pada Sydney pada 20 Maret 2025, sebelum kembali ke Ibukota Indonesia untuk menghadapi Bahrain lima hari kemudian.






