Olahraga

Tevin Farmer dan juga 13 Petinju Sial Yang Tidak Pernah Memenangkan Gelar

Kisah Tevin Farmer juga petinju yang tersebut dinaungi keberuntungan pada sejarah tinju dunia . Akan ada saatnya pada sebuah kompetisi, ketika berbagai kegagalan yang dimaksud hampir terjadi bertumpuk serta apa yang tadinya hanya sekali sebuah kekecewaan berubah menjadi patah hati.

Dalam wawancara Tevin Farmer dalam di ring pasca kekalahannya melalui tindakan mayoritas, atau majority decision, dari William Zepeda, Hari Sabtu waktu malam – kekalahan kedua beruntunnya melawan petinju yang diunggulkan itu, juga kekalahan ketiga beruntunnya secara keseluruhan – anda dapat mendengar rasa patah hati itu.

Biarkan kariernya berjalan beratus-ratus kali, lalu sebagian besar dari mereka, Farmer yang digunakan licik ini mungkin saja akan mencatatkan data rekor yang mana lebih besar baik daripada rekornya ketika ini, 33-8-1 (8 KO). Namun di waktu yang dimaksud sebenarnya ia alami, itu adalah rekornya yang agak buruk kemudian ia sekarang berusia 34 tahun kemudian terlihat seperti individu yang tidaklah mungkin saja dapat bangkit kembali kemudian merebut penghargaan lainnya.

Dan hal ini membuatnya menjadi petinju terbaru pada deretan panjang sejarah tinju yang miliki nasib sial. Ini adalah tidaklah serupa dengan sebutan yang mana kerap disebutkan “yang terbaik yang digunakan tidaklah pernah meraih kemenangan gelar” (sebagian oleh sebab itu Farmer memang benar pernah memegang gelar).

Kategorinya mirip, tetapi Anda bisa jadi menjadi petarung hebat yang tidak ada pernah meraih kemenangan penghargaan tanpa nasib buruk yang tersebut menjadi faktor utama. Sebagai contoh, David Tua kemungkinan besar adalah petinju kelas berat terbaik dalam generasinya yang digunakan tidaklah pernah meraih kemenangan gelar, serta ada beberapa ironi pada mencatat berapa banyak orang yang dimaksud ia kalahkan yang mana mengklaim peringkat itu sendiri, tetapi tak ada di karier Tua yang tersebut sangat bukan beruntung.

Hal yang digunakan mirip berlaku untuk Donovan “Razor” Ruddock dari setengah generasi sebelumnya; beliau memberi Mike Tyson beberapa pertarungan yang digunakan sulit, tetapi seluruh catatan Ruddock menunjukkan bahwa beliau tak pernah menjadi juara. Bertahan dengan kelas berat, Gerry Cooney juga tidaklah begitu cocok. Dia mendapatkan beberapa kesempatan perebutan gelar, melawan Larry Holmes dan juga Michael Spinks, kemudian menemukan levelnya.


Bisakah ia merebut sabuk alfabet dari Mike Weaver atau Pinklon Thomas? Mungkin. Namun masih sulit untuk mengamati karier Cooney kemudian mengungkapkan bahwa beliau tidaklah beruntung atau datang pada waktu yang dimaksud salah.

Di satu sisi, sesulit apa pun perjalanannya di dalam tahun 2020-an, Farmer juga cukup beruntung sebelumnya. Ia mendapatkan kesempatan untuk menghadapi penantang pinggiran Billy Dib demi sabuk emas yang mana lowong pada divisi 58,9 kilogram pada tahun 2018 juga merebut sabuk tersebut.

Berikut ini adalah daftar, sebagian besar kronologi, petinju yang kurang beruntung dibandingkan Farmer – orang-orang yang digunakan tiada pernah memegang gelar kejuaraan “dunia” dan juga benar-benar tak beruntung akibat tiada mendapatkannya.

Related Articles

Back to top button