Perbandingan Kandungan Gizi Susu Kecoa dengan Ikan, Mana Lebih Baik?

TOKYO – Perbandingan zat gizi susu kecoa denga susu ikan, para peneliti sedang mencari cara untuk mereplikasi protein pada susu kecoa melalui teknologi fermentasi mikroba.
Dengan cara ini, mereka berharap dapat menciptakan sumber protein alternatif yang digunakan lebih banyak ramah lingkungan dibandingkan produksi susu sapi, yang mana memerlukan lahan, air, juga energi di total besar.
Selain permasalahan produksi, tantangan lain adalah faktor psikologis dan juga budaya. Kebanyakan orang masih merasa jijik terhadap ide mengonsumsi sesuatu yang berasal dari kecoa.
Namun, tren konsumsi serangga sebagai sumber protein alternatif mulai meningkat dalam berbagai negara. Barang makanan berbasis serangga seperti tepung jangkrik dan juga camilan protein dari ulat sudah ada mulai diterima pada bursa global.
Jika faedah susu kecoa semakin dikenal, tidaklah melakukan penutupan kemungkinan bahwa item ini suatu hari nanti dapat diterima seperti halnya sumber protein lainnya.
Dengan pertumbuhan populasi dunia yang tersebut terus meningkat dan juga keperluan akan pangan yang tersebut lebih tinggi berkelanjutan, susu kecoa mampu menjadi salah satu solusi inovatif untuk mengatasi tantangan di dalam masa depan.
Susu ikan adalah minuman protein dari ikan yang dibuat menyerupai susu pada umumnya. Minuman ini digadang-gadang dapat dijadikan sebagai pilihan susu serta sumber minuman bergizi sebab dipercaya mengandung banyak nutrisi.
Susu ikan dihasilkan dari ikan yang digunakan diproses dengan teknologi modern hingga menghasilkan kembali hidrolisat protein ikan (HPI). Hidrolisat protein ikan ini kemudian dicampur dengan material lain untuk memunculkan tekstur serta rasa yang digunakan mirip dengan susu konvensional atau susu yang tersebut dihasilkan dari sapi.
Susu ikan punya segudang faedah untuk kemampuan fisik akibat nutrisinya yang digunakan beragam. Ikan yang mana umumnya digunakan sebagai komponen baku untuk menghasilkan susu ikan di dalam antaranya adalah ikan petek, selar, tamban, kemudian belok.
Selain mengandung protein, susu ikan juga kaya dengan komposisi nutrisi lain seperti kalsium juga omega-3 (termasuk EPA kemudian DHA). Hal ini menimbulkan konsumsi susu ikan mengakibatkan sebagian faedah kesehatan.






