Siasat Pelatih Bahrain Lahap 4 Laga Tersisa dengan Kejayaan

Pelatih Timnas Bahrain , Dragan Talajic, mengungkapkan kondisi mental timnya jelang menghadapi dua pertandingan krusial di area Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. Tim berjuluk The Reds itu diketahui akan berhadapan dengan Negeri Matahari Terbit (20/3/2025) juga Indonesia (25/3/2025).
Dua laga ini mampu menjadi penentu nasib Bahrain di area kualifikasi Piala Global 2026. Saat ini, dia berada di dalam peringkat kelima klasemen dengan enam poin, hanya saja terpaut selisih gol dari Indonesia di area peringkat ketiga.
Peluang Bahrain lolos secara langsung atau melalui putaran keempat masih terbuka lebar. Dragan Talajic menegaskan bahwa mentalitas timnya sedang di kondisi yang sangat baik pasca menjuarai Piala Teluk 2025.
Kemenangan melawan Oman di area final (2-1) pada Januari 2025 lalu menjadi modal penting bagi mereka. “Secara mental, kami memang sebenarnya tidak ada kuat di area awal, tapi sekarang, kami percaya diri secara mental, kami punya rasa percaya diri, juga sekarang ceritanya akan berbeda dalam empat pertandingan terakhir,” tutur Talajic.
“Jika kita bersama, kita mampu melakukan apa saja. Jika ada yang mana mencoba memproduksi kesalahan di tempat antara kita, aku akan berjuang sampai tertutup agar merek tiada punya kesempatan menghancurkan apa yang digunakan sudah pernah kita buat,” tambahnya.
Selain melawan Negeri Sakura dan juga Indonesia, Bahrain juga akan menghadapi Arab Saudi (5/6/2025) serta China (10/6/2025) pada sisa laga kualifikasi. Talajic kembali menegaskan bahwa timnya tak takut pada siapapun.
“Sekarang, empat pertandingan terakhir di area kualifikasi Piala Dunia, itu akan menjadi cerita yang menarik. Kami akan meraih kemenangan setiap pertandingan, bahkan Jepang. Kami tak takut pada siapa pun,” imbuhnya.
Dengan mentalitas yang tersebut sedang bagus juga kepercayaan diri yang dimaksud tinggi, Timnas Bahrain siap memberikan yang dimaksud terbaik di dalam sisa laga kualifikasi. Mampukah dia meraih hasil maksimal serta lolos ke Piala Global 2026? Patut dinantikan!






