Strategi Rent to Own Digagas Agar Warga Mudah Miliki Rumah

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengupayakan skema rent to own untuk memudahkan pembiayaan rumah bagi masyarakat. Lewat skema tersebut, nantinya unit hunian yang disewa rakyat di jangka waktu tertentu bisa jadi menjadi hak milik.
“Kita coba memacu bersatu BTN bahwa, mungkin saja bukan yang digunakan namanya menyewa, itu mampu menjadi bagian mencicil, rent to own,” kata Erick seusai mengunjungi acara HUT KPR BTN ke-48 pada Jakarta, Akhir Pekan (15/12/2024).
Erick berharap Kementerian Perumahan dan juga Kawasan Permukiman (PKP) bisa saja segera mengakomodir usulan yang dimaksud agar lebih banyak berbagai rakyat yang digunakan berminat untuk mengambil hunian. Harapannya, skema yang dimaksud juga diharapkan sanggup menolong penduduk yang digunakan bekerja pada sektor informal.
“Skema rent to own itu, sewa menjadi cicilan, kita harus dorong terus, bagaimana (pekerja) informal itu bisa jadi menjadi bagian. Kita telah mendorong, tapi kami bukanlah kementerian yang mana punya regulasi,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank BTN (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menambahkan, ketika ini skema yang digunakan berada dalam diusulkan ke Kementerian PKP adalah sewa selama 2-3 tahun kemudian berlanjut melakukan akad rumah.
“Memang rent to own ini kita sedang dorong juga di dalam kementerian agar regulasinya mampu sesuai, sehingga orang yang mana sewa selama 2 tahun, tahun ke 3 jadi akad beli,” jelasnya.






