China Berpaling dari Batu Bara, Permintaan Listrik Baru Dipasok Energi Hijau

JAKARTA – Pembangkit listrik pada China yang sebagian besar berbasis batu bara akan turun pada 2025 untuk pertama kalinya pada satu dekade. Namun, sebagian analis memproyeksikan cuaca ekstrem atau pertumbuhan sektor yang digunakan lebih lanjut kuat dapat mengubah perkiraan tersebut.
Hal ini akan menjadi sinyal positif bagi dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan di tempat China yang mana menyumbang sekitar 60% dari emisinya. Negara ini berencana menurunkan emisi karbon menjadi nol sebelum tahun 2060.
China diperkirakan akan memenuhi atau melampaui rekor peningkatan kapasitas energi terbarukan untuk memenuhi semua permintaan listrik baru tahun ini. Sejumlah analis memperkirakan akan terjadi plateau atau penurunan output tenaga panas bumi lantaran energi terbarukan memenuhi pertumbuhan permintaan listrik secara keseluruhan yang digunakan terus meningkat.
Adapun tahun ini konsumsi energi terbarukan diperkirakan meningkat hingga 7,5% lebih banyak besar dari tahun lalu sebanyak 6,8%.
Terakhir kali produksi tenaga panas bumi turun dari tahun ke tahun pada 2015, ketika pertumbuhan permintaan energi secara keseluruhan melambat di area sedang kejatuhan bursa saham juga melambatnya pertumbuhan ekonomi.
Permintaan listrik hampir pasti akan terus tumbuh lebih banyak cepat di tempat China, yang dimaksud diperkirakan akan meningkat 4,5% tahun ini.
“Pertumbuhan yang mana lebih lanjut cepat di area sektor manufaktur yang padat energi juga sudah pernah menutupi peningkatan yang tersebut lebih besar lemah di area sektor jasa serta konsumen” ujar analis utama Centre for Research on Energy and Clean Air, Lauri Myllyvirta dikutipkan dari Reuters, Selasa (28/1/2025).
Para analis juga merujuk pada mobil listrik, kecerdasan buatan, juga elektrifikasi bidang untuk menjelaskan kesenjangan yang semakin melebar antara permintaan listrik kemudian peningkatan PDB.
“Hampir 65% permintaan listrik China berasal dari industri,” kata Yicong Zhu, perwakilan presiden untuk energi terbarukan serta energi dalam Rystad Energy.






