Bisnis

4 Tokoh Rusia Bebas dari Sanksi Uni Eropa, Ada Pengusaha hingga Menteri

JAKARTA – Uni Eropa (UE) disebut telah terjadi setuju menghapus tiga orang Rusia dari daftar sanksi sebagai imbalan bagi Pertama Menteri Hungaria, Viktor Orban agar membatalkan ancaman untuk memveto sanksi Eropa terhadap Rusia .

Salah satu dari empat orang Rusia yang dimaksud terbebas dari sanksi UE, disebutkan dikarenakan lemahnya persoalan hukum hukum yang ditujukan kepadanya. Tiga orang Rusia lainnya yang digunakan dihapus dari daftar sanksi yakni oligarki Viatcheslav Moshe Kantor, menteri olahraga Rusia Mikhail Degtyaryov, lalu Gulbahor Ismailova, saudara perempuan dari oligarki Alisher Usmanov.

Untuk diketahui Usmanov adalah taipan pertambangan Uzbekistan-Rusia. Selanjutnya orang keempat yakni bos bidang kimia, serta bankir, Vladimir Rashevsky yang tersebut sanksi terhadap dirinya telah dicabut.

Pemerintahan sayap kanan Orban dalam Hungaria lebih besar ramah terhadap Rusia daripada pemerintah Uni Eropa lainnya dan juga banyak menghalangi rencana 26 negara anggota Uni Eropa lainnya di hal dukungan untuk negeri Ukraina serta sanksi terhadap Rusia berhadapan dengan perang.

“Hungaria miliki pendekatan strategis yang tersebut berbeda tentang Ukraina,” kata António Costa, presiden Dewan Eropa.

“Hal ini berarti bahwa Hungaria terisolasi di dalam antara 27 anggota. Kami menghormati sikap Hingaria, tetapi itu satu dari 27. Dan 26 lebih besar dari satu,” paparnya.

Agar sanksi yang dimaksud dijatuhkan oleh UE berlanjut, sanksi yang dimaksud harus diperbarui setiap enam bulan dengan persetujuan setiap negara Uni Eropa. Sebagai informasi Hungaria sudah pernah mencoba untuk membatalkan sanksi dua kali di tiga bulan terakhir.

“Hungaria berkata, ‘Lihat, nampaknya Trump akan menghasilkan kesepakatan damai,'” kata individu diplomat Uni Eropa, yang tersebut secara anonim mengungkapkan untuk Politico Europe.

“Tapi bagi kami bahkan tiada ada awal dari kondisi dalam mana kami akan mempertimbangkan untuk mencabut sanksi,” ungkapnya.

Related Articles

Back to top button