Raja Charles Beri Julukan Aneh pada Meghan Markle, Logam Langka yang Beracun

JAKARTA – Meghan Markle sudah dicap dengan rangkaian julukan yang mana agak bukan menarik di area dunia maya, selama bertahun-tahun, dari ‘Me-gain’ hingga ‘Duchess Difficult’ dan juga ‘MeMeMeghan’.
Namun, mungkin saja yang tersebut paling aneh dari semuanya adalah julukan yang dimaksud diberkan Raja Charles III, dalam mana Meghan Markle dijuluki ‘Tungsten.’ Hal ini lantaran beliau ‘tangguh’ kemudian ‘keras kepala’.
Baca Juga: Meghan Markle Ketahuan Mem-bully Kate Middleton, Dijuluki Waity Katy
Dikutip Daily Mail, meskipun kemungkinan besar bukan tampak seperti perbandingan yang paling bagus untuk dinamai berdasarkan jenis logam, Charles bermaksud untuk memujinya dan juga itu melekat.
Para bangsawan telah terjadi lama memanggil satu sebanding lain dengan julukan secara pribadi juga julukan penuh kasih sayang itu dilaporkan sebagai cara bagi Charles untuk menyambut Meghan ke di keluarga Kerajaan.
Ia sudah ada terbiasa menggunakan julukan. Meghan bahkan tidak nama depannya yang tersebut aslinya, sebenarnya adalah Rachel, tetapi ia lebih tinggi banyak menggunakan nama tengahnya – dipanggil Meg.
Sementara, nama Tungsten pertama kali digunakan oleh Charles pada masa-masa awal keberadaan Harry kemudian Meghan sebagai bangsawan pekerja, menurut Charlotte Griffiths dari Mail On Sunday pada Juni 2018.
“Pangeran Charles mengagumi Meghan sebab kekuatannya lalu keberanian yang tersebut diberikannya terhadap Harry, yang membutuhkan sosok seperti tungsten di hidupnya lantaran beliau mampu menjadi sedikit lemah lembut. Itu menjadi sebutan sayang,” kata sumber Istana.
Tungsten adalah logam yang dapat ditemukan pada tabel periodik kemudian dikenal akibat titik lelehnya yang mana tinggi dan juga kekuatan intinya. Tungsten juga menjadi logam terkuat yang terbentuk secara alami di dalam planet ini, jadi nama itu pada pada waktu itu dianggap sebagai pujian yang digunakan menyentuh.
Katie Nicholl mengungkap lebih besar berjauhan tentang selama usul julukan itu di bukunya yang mana terbit pada 2022 berjudul The New Royals: Queen Elizabeth’s Legacy and the Future of the Crown.






