Nasional

Tinjau Jembatan Sungai Oyo yang digunakan Putus, Legislator Partai Perindo Nias Barat Serukan Percepatan Pembangunan

NIAS BARAT – Jembatan Sungai Oyo yang terletak dalam Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kota Nias Barat, Sumatera Utara putus total pasca tersapu banjir akibat hujan deras yang tersebut terjadi beberapa hari terakhir.

Akibatnya, akses transportasi dari Daerah Nias Barat menuju Perkotaan Gunungsitoli kemudian sebaliknya lumpuh total, yang dimaksud menyebabkan aktivitas kegiatan ekonomi publik terganggu.

Anggota DPRD Daerah Nias Barat dari Partai Perindo, Yulianus Halawa turun dengan segera meninjau lokasi kejadian, Rabu (5/3/2025). Bersama Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, Kasat Lantas Polres Nias AKP Sonahami Lase, kemudian Kapolsek Lolofitu Moi Ipda Riskon Ginting.

Yulianus mengungkapkan keprihatinannya berhadapan dengan musibah ini, mengingat jembatan yang disebutkan merupakan satu-satunya akses menuju Daerah Nias Barat.

“Kami sangat prihatin dikarenakan jembatan ini memang benar sudah ada dimakan usia, ditambah dengan curah hujan yang tersebut tinggi di beberapa hari terakhir. Akibatnya, beberapa kecamatan dalam Nias Barat saat ini terisolasi, harga-harga keperluan pokok pun naik akibat terhambatnya distribusi,” ujarnya.

Legislator yang digunakan duduk di dalam Komisi II DPRD Kota Nias Barat ini menjelaskan, pembangunan jembatan baru sebenarnya sudah pernah dimulai pada 2022. Namun, proyek yang dimaksud mengalami pemutusan kontrak pada 2023, sehingga hingga saat ini belum rampung.

Baca juga: Di Buka Puasa Bareng Pengurus Perindo Jakarta, Effendi: 1 Kursi Jadi 1 Fraksi di area DPRD Ibukota 2029

“Kami dari DPRD Kota Nias Barat telah pernah menyampaikan untuk Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara supaya proyek ini segera dilanjutkan. Kami juga memohon terhadap Bapak Gubernur Sumatera Utara (Bobby Nasution) untuk mempercepat penyelenggaraan kembali jembatan ini,” tuturnya.

Putra area kelahiran 1 Juli 1979 ini menambahkan, otoritas Kota Nias Barat melalui Pimpinan Daerah juga telah lama berkoordinasi dengan eksekutif Provinsi Sumatera Utara, lalu sudah pernah meninjau dengan segera kondisi jembatan yang tersebut ambruk tersebut.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar kejadian sejenis tak terulang kembali,” kata alumnus SMU Negeri I Gunungsitoli ini.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memulai pembangunan kembali Jembatan Sungai Oyo, mengingat pentingnya infrastruktur ini bagi perekonomian juga mobilitas warga Nias Barat.

Related Articles

Back to top button