Freshmag Gaungkan Kegunaan Herbal pada HUT PDPOTJI juga Hari Rempah Nasional

JAKARTA – Dalam rangka merayakan Hari Rempah Nasional 2024 juga memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Dokter Pengkode Solusi Tradisional serta Jamu Indonesia (PDPOTJI), Freshmag, Madu Plus berkolaborasi dengan PDPOTJI untuk menyelenggarakan edukasi bertema herbal kemudian rempah-rempah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Acara yang tersebut berlangsung dalam Museum Seni Rupa & Keramik, Kawasan Perkotaan Tua Jakarta, bertujuan untuk mengedukasi warga tentang pentingnya material herbal, teristimewa rempah-rempah, yang digunakan sudah lama menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia dan juga memiliki kegunaan kemampuan fisik yang tersebut luar biasa.
Sekitar 100 peserta, baik secara luring maupun daring, hadir untuk mendapatkan wawasan tentang khasiat rempah-rempah melalui seminar bertema “Peran Herbal/Rempah/Jamu pada Penanganan Gangguan Lambung”, yang mana dipandu oleh dr. Inggrid Tania, M.Si (Herbal), Ketua Umum PDPOTJI.
Selain itu, workshop interaktif mengenai pembuatan minuman rempah untuk meningkatkan kualitas tidur menjadi salah satu daya tarik utama bagi para peserta. Acara ini bukan belaka bertujuan untuk menyebarkan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman secara langsung di pemanfaatan rempah-rempah untuk kesehatan.
Ketua Umum PDPOTJI dr. Inggrid Tania, M.Si (Herbal) menekankan pentingnya pelestarian kekayaan rempah-rempah Indonesia sebagai bagian dari warisan budaya yang digunakan tak ternilai.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa rempah-rempah bukanlah belaka berfungsi sebagai bumbu masakan, tetapi juga memiliki berbagai faedah untuk kesehatan. Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya komponen herbal pada memperkuat gaya hidup sehat,” kata dr. Inggrid.
Indonesia, yang dimaksud dikenal dengan kekayaan rempah-rempahnya seperti jahe, kunyit, temulawak, kayu manis, cengkih, kemudian pala, memiliki kemungkinan besar untuk dimanfaatkan di barang kebugaran alami.
Rempah-rempah ini tidak ada semata-mata memiliki sejarah panjang pada perdagangan internasional, tetapi juga berkhasiat pada meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi peradangan, dan juga memperkuat kemampuan fisik pencernaan.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami ini, penduduk dapat mengintegrasikan kearifan lokal di keberadaan modern, mengolahnya menjadi makanan sehat, minuman herbal, hingga produk-produk kebugaran yang mana bermanfaat.






