Kluivert Sudah Komunikasi dengan PSSI sejak Piala Asia 2023

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai ahli baru Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong bukanlah tindakan mendadak. Dalam wawancaranya dengan media Belanda De Telegraaf, Kluivert mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sejak kompetisi Piala Asia 2023 awal tahun 2024.
“Kami berbicara dengan ketua asosiasi sepak bola PSSI, Erick Thohir, dan juga kami terus berhubungan sejak pada waktu itu,” ujar Kluivert.
Namun, ia menegaskan bahwa rapat yang disebutkan tak segera mengeksplorasi kemungkinan dirinya menjadi ahli Timnas Indonesia. Pada ketika itu, skuad Garuda masih dilatih oleh Shin Tae-yong , yang mana berhasil menghadirkan Indonesia ke fase 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya.
“Itu semata-mata perbincangan singkat. Kami tidak ada membicarakan kedudukan pembimbing sebab Indonesia telah memiliki ahli yang dimaksud sangat bagus pada diri Shin Tae-yong,” tambah mantan pemain Barcelona lalu timnas Belanda tersebut.
Pernyataan Kluivert ini mengindikasikan bahwa PSSI sudah pernah melakukan perencanaan matang sebelum menunjuk ahli baru. Keputusan untuk memberhentikan Shin Tae-yong yang digunakan sudah ada lima tahun menangani Timnas Indonesia pun tampaknya bukanlah kebijakan ujug-ujug.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir disebut-sebut telah terjadi mengidentifikasi Kluivert sebagai kandidat potensial sejak lama. Kluivert sendiri mengapresiasi fondasi kuat yang digunakan telah terjadi dibangun oleh pendahulunya.
“Sebagian besar berkat Shin Tae-yong, potensi Indonesia untuk lolos ke Piala Bumi semakin besar,” puji Kluivert.
Kini, Patrick Kluivert resmi memegang kendali Timnas Indonesia dengan kontrak dua tahun hingga 2027. Target utama yang tersebut diberikan kepadanya adalah menyebabkan Indonesia lolos ke Piala Bumi 2026, sebuah impian yang dimaksud belum pernah terwujud.
Di putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026, Indonesia berada pada Grup C sama-sama Jepang, Australia, dan juga Bahrain. Dalam dua laga penting pada Maret mendatang, Timnas akan menghadapi Australia (20/3/2025) juga Bahrain (25/3/2025).
“Ini adalah tantangan besar, tetapi juga prospek yang tersebut luar biasa. Indonesia miliki hampir 300 jt penduduk yang tersebut mencintai sepak bola. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menyebabkan mereka itu ke Piala Dunia,” ujar Kluivert.
PSSI sudah pernah mengumumkan Kluivert akan dibantu oleh dua asisten dengan syarat Belanda, Alex Pastoor juga Denny Landzaat, juga dua pembimbing lokal Indonesia. Persiapan Kluivert diharapkan segera dimulai ketika ia tiba di tempat Indonesia pada Hari Sabtu (11/1/2025).
Meski tantangan besar menanti, komunikasi panjang antara Kluivert lalu Erick Thohir menunjukkan bahwa proses transisi ini diadakan dengan penuh perhitungan. Dengan pengalaman Kluivert lalu fondasi yang mana ditinggalkan Shin Tae-yong, rakyat sepak bola Indonesia sekarang ini menantikan langkah baru pada perjalanan Timnas menuju panggung dunia.






