Profil Russian Volunteer Corps (RVC), Tentara Imigran Rusia di dalam negeri Ukraina yang dimaksud Melawan Vladimir Pemimpin Rusia

KIEV – Russian Volunteer Corps (RVC) adalah kelompok paramiliter yang terdiri dari imigran Rusia dalam tanah Ukraina yang mana memilih mengangkat senjata melawan pemerintahan Presiden Vladimir Putin.
Didirikan pada tahun 2022, RVC beroperasi sebagai unit independen yang tersebut bertempur di area sisi negara Ukraina di peperangan melawan Rusia.
Keberadaan merek menambah dimensi baru di konflik Rusia-Ukraina, menunjukkan tidaklah semua warga Rusia menggalang kebijakan Kremlin.
Latar Belakang Pembentukan
RVC dibentuk sekelompok pejuang oposisi Rusia yang mana menentang invasi Rusia ke tanah Ukraina yang mana dimulai pada Februari 2022.
Banyak anggotanya adalah imigran Rusia yang digunakan sudah lama tinggal di tempat negeri Ukraina atau dalam negara-negara lain dan juga memutuskan kembali ke medan peperangan guna melawan pemerintahan yang dia anggap sebagai rezim otoriter.
Beberapa dari mereka juga memiliki pengalaman militer sebelumnya dan juga telah lama terlibat pada berbagai bentuk perlawanan terhadap Putin.
Ideologi serta Tujuan
RVC adalah kelompok yang sangat anti-Putin lalu bertujuan menggulingkan pemerintahannya. Mereka percaya Rusia belaka dapat berubah menjadi negara demokratis jikalau rezim Presiden Rusia dihancurkan dari pada maupun luar.
Selain itu, mereka itu ingin membebaskan Rusia dari kediktatoran juga mengakhiri imperialisme Rusia pada negara-negara tetangganya.
Komposisi juga Rangkaian Militer
Sebagai kelompok paramiliter, RVC memiliki struktur yang tersebut tambahan fleksibel dibandingkan tentara reguler.
Mereka terdiri dari berbagai individu dengan latar belakang yang digunakan berbeda, mulai dari mantan tentara, aktivis politik, hingga warga sipil yang tersebut ingin berjuang melawan rezim Putin.






