Nasional

Sastrawan Malaysia, Datuk Jasni Terima Penghargaan Puisi Esai Award Pertama

JAKARTA – Komunitas Puisi Esai untuk pertama kalinya memberikan Puisi Esai Award, penghargaan untuk individu yang mana berjasa besar di mengembangkan juga mempopulerkan puisi esai di area berbagai wilayah. Tahun ini, penghargaan prestisius yang dimaksud diberikan untuk Datuk Jasni Matlani, sastrawan terkemuka dari Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Pengumuman yang disebutkan disampaikan oleh penggagas puisi esai, Denny JA, di dalam Jakarta, menjauhi membuka Festival Puisi Esai Ibukota ke-2 yang digunakan dilakukan di area Taman Ismail Marzuki, Ibukota Indonesia Pusat, pada Hari Jumat serta Sabtu, 13–14 Desember 2024. Selain menerima piagam penghargaan, Datuk Jasni juga mendapatkan hadiah uang senilai Rp35 juta.

Menurut Denny JA, Datuk Jasni Matlani dipilih sebagai penerima penghargaan akibat kegigihannya mengenalkan puisi esai di tempat Sabah, yang dimaksud memotivasi berbagai penyair Negara Malaysia untuk mengambil bagian menulis pada bentuk ini. Datuk Jasni juga berjasa menyelenggarakan Festival Puisi Esai Antarbangsa, menjadikannya program tahunan pada Sabah. Hingga kini, festival yang disebutkan sudah diadakan sebanyak tiga kali di tempat Pusat Kota Kinabalu.

“Datuk Jasni Matlani adalah sosok yang tangguh di memperjuangkan puisi esai pada Malaysia. Tidak ada yang dimaksud setangguh beliau,” ujar Denny JA, Hari Sabtu (14/12/2024).

Selain terlibat sebagai sastrawan, Datuk Jasni juga mengawasi organisasi Bahasa, Badan Bahasa dan juga Sastra Malaysia. Di sedang kesibukannya, ia tetap saja konsisten mengembangkan puisi esai melalui pelatihan, penerbitan antologi, lalu berbagai kegiatan sastra.

Kecintaannya terhadap puisi esai dimulai sejak pertama kali mengenal bentuk sastra ini. Menurut Datuk Jasni, puisi esai merupakan medium unik untuk menyampaikan realitas sosial, kegelisahan, dan juga isu-isu ketidakadilan pada bentuk puisi yang digunakan berbeda.

Salah satu sumbangan penting Datuk Jasni adalah inisiatif meminta penulis Indonesia dan juga Malaya bersama-sama menulis puisi esai untuk dipersembahkan untuk Utama Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. “Kami bangga terhadap Datuk Jasni Matlani. Oleh lantaran itu, penghargaan Puisi Esai Award yang pertama ini diberikan kepadanya,” tutur Denny JA.

Festival Puisi Esai Ibukota ke-2 menghadirkan partisipan dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, termasuk 11 generasi muda Gen Z yang digunakan dinobatkan sebagai Duta Puisi Esai di tempat wilayah masing-masing. Acara ini akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti panel diskusi, pemutaran film puisi esai, pembacaan puisi esai mini, dan juga penyerahan penghargaan Puisi Esai Award.

Related Articles

Back to top button
924943923922941940942914961932938939963964965931935954915916917907925919948949950936952959944955957945946947909920927933906960918929956913926937912930934905953958921951962908910911lucky neko dan pengaruh tema jepang terhadap desain permainan digital mbgpragmatic play hadirkan bonus spin kreatif dengan mekanisme fleksibelpragmatic play menyajikan gameplay variatif dengan konsep menariklucky neko dan tren pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgsweet bonanza menganalisis sound horeg dari perspektif tren dan komunitaspola permainan yang sering diamati komunitas dan lucky neko mbgsisi lain mbg bedah mahjong ways 2 berdasarkan alasan viral di medsosstarlight princess sajikan bonus lightning 109 mode dengan sistem dinamisstarlight princess dan fitur menawan yang membentuk pengalaman pemain mbgrahasia slot online praktis agar konsistensi lebih optimalsugar rush pola runtuhan permen pada grid 7x7 sr3algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain