direktur utama Danantara: Penyertaan Modal Harus Pacu Tingkat SDM Indonesia

JAKARTA – direktur utama BPI Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan perlunya fokus penanaman modal untuk menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam Indonesia. Rosan, yang juga Menteri Investasi/BKPM- menuturkan upaya ini dapat menyokong pertumbuhan dunia usaha yang dimaksud inklusif lalu berkelanjutan.
“Pertumbuhan kita ini tiada akan sustainable kalau SDMnya bukan tumbuh,” kata Rosan pada IDX Channel Economic Insight 2025 bertema ‘Towards a New Era of Indonesia’s Sustainable & Inclusive Economic Growth,’ dikutip, Mingguan (14/3/2025).
Dia merinci SDM di tempat Indonsia masih didominasi oleh kalangan pekerja dengan sekolah sekolah dasar.
“Sekitar 34-35 persen tenaga kerja kita masih berpendidikan sekolah dasar, sementara yang berpendidikan diploma atau universitas belaka 12-13 persen,” ungkap Rosan.
Menurutnya, pembangunan ekonomi pada sektor sekolah serta pelatihan vokasi harus diperkuat guna meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja, pemerintah sudah pernah memberikan insentif bagi perusahaan yang berpartisipasi pada sekolah vokasi. Insentif yang disebutkan memungkinkan perusahaan mendapatkan pengurangan pajak hingga 200 persen.
“Peningkatan dari sumber daya manusia enjadi sangat penting untuk kita mencapai perkembangan yang tersebut sustainable lalu inclusive growth,” jelasnya.






